Menemukan Bakat Anak

“Tan, sharing yuk, di acara Live IG-ku,” kata mbak Diane. Ia seorang praktisi perkembangan anak, penulis buku dan motivational speaker yang sudah kukenal sejak Zahra masih bayi.

“Wah, sharing apa Mbak?”

“Ya, sharing pengalaman Zahra. Kan nggak sekonyong-konyong tuh Zahra bisa jadi penulis cilik.”

Hm, menarik. Pada dasarnya aku memang suka bercerita. Tapi…. “Malu ah, mbak, Zahra belum apa-apa kok sudah mau diceritain. Banyak anak lain yang prestasinya lebih baik dari Zahra.”

Jawaban Mbak Diane kemudian serasa mencubitku. “Nggak boleh membandingkan anak kita dengan anak lain. Pencapaian setiap anak tidak butuh validasi orang lain,” tukas Mbak Diane di pesan whatsapp-nya. Aku membayangkan ia geleng-geleng kepala di ujung sana untukku.

Dan aku jadi malu. Masih tidak puas jugakah dengan berkat yang kuterima melalui anakku?

Jadi teman, kalau nanti malam jam 19.30 ada waktu, bergabung ya di Live IG Akun DianeWulan di Instagram. Ada aku di situ, mau berbagi cerita pengalaman menemani Zahra dalam menemukan bakatnya. Bukan, bukan karena Zahra sudah menjadi yang terbaik di antara anak-anak lain, jalannya masih sungguh panjang. Namun sekadar ngobrol saja sebagai sesama ibu-ibu, sebagaimana biasa dulu kita lakukan secara langsung sebelum pandemi menghalangi kita tatap muka. Semoga nanti obrolannya mengasyikkan ya.

Akun IG Dee Motivational Speaker

Sst, akan ada giveaway juga yaa. tiga buku karya Zahra dan dua buku karya mamanya… Semoga berkenan…

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like