Berhentilah sejenak

Betapa masih sulit ternyata, memadukan idealita dengan realita, menyatukan pemahaman dengan keinginan semu semata, menjiwai perbedaan sebagai rahmat dengan sepenuh cinta, dan berpegang teguh pada keikhlasan nurani semesta. 

Masih kurang berliku mungkin jalan ini, untuk ku dapat mengerti hikmah utama.Masih kurang panjang  mungkin jalan ini, untukku dapat melihat akhir semua. Masih kurang mendaki mungkin jalan ini, untukku dapat mempeluas cakrawala.

Tapi mungkin, ya mungkin yak, aku perlu berhenti sejenak, menarik napas dan rasakan angin yang bergerak, tuk dapat berteman dengan renungan dan sajak.
Jakarta, 30 Maret 2007

0 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

Pray for Palu and Donggala

Tuhan, kuatkan mereka yang tertimpa bencana. Lembutkan hati kami untuk peduli.Satukan jiwa kami untuk bangkit bersama.Sungguh, Engkaulah sumber kekuatan…

Hujannya deras sekali

Malam ini hujannya deras sekali Dan anginnya bertiup kencang sekali Kilat menyambar berkali-kali Guntur tak kalah, mengiringiMenyeberangi jembatan…