sekerlip hati

Bukan terang mentari yang ku ingin, hanya sekerlip kunang di hati,
dan bersama waktu kan kukumpulkan seribu kunang lain,

temaniku raih cita diri.

jakarta, 20 Desember 2005

0 Shares:
2 comments
  1. gak yakin juga tulisanku layak disebut puisi, hanya tuangan dari yang terlintas di hati.
    bank al,makasih banget udah meluangkan waktu untuk membacanya. Intan merasa tersanjung kalo bank al mau menambahkan blog ini ke list blog bank al. blog bank al boleh ku-list juga ya?–>

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like

Berhentilah sejenak

Betapa masih sulit ternyata, memadukan idealita dengan realita, menyatukan pemahaman dengan keinginan semu semata, menjiwai perbedaan sebagai rahmat…